Cara Merawat Kaktus Agar Cepat Berbunga

Seringkali penggemar kaktus jengkel melihat kaktusnya tidak pernah berbunga. Padahal ia memelihara kaktus itu sudah bertahun-tahun. Teknis petunjuk cara merawat kaktus sudah dilakukan oleh hobiis. Kok ya, keindahan bunga kaktus tidak pernah dinikmatinya.

Sekarang ini, jenis kaktus yang diperkenalkan oleh nurseri banyak sekali. Dari berbagai jenis kaktus itu, ada kaktus yang memiliki sifat dapat berbunga dan ada yang tidak. Pastikan jenis kaktus yang dimiliki oleh penggemar kaktus merupakan jenis kaktus yang dapat berbunga.

Jika kaktus yang dimiliki oleh hobiis adalah jenis yang berbunga tetapi tidak pernah muncul bunga kaktus berarti harus ada perlakuan. Pertama-tama yang diperhatikan oleh pecinta tanaman berduri ini adalah suhu ruangan tempat tumbuh. Suhu ruangan yang dikehendaki oleh kaktus yaitu fluktuasi suhunya ekstrim. Suhu ruangan yang diinginkan oleh kaktus agar muncul bunga kaktus yaitu suhu malam hari sekitar 15 derajat celcius sedangkan suhu siang hari 40 derajat celcius.

Penggemar kaktus dapat menciptakan suhu ruangan yang ekstrim dengan membuat rumah kaca. Bangunan rumah kaca dapat dibuat dari bahan kaca. Kalau penggemar kaktus menginginkan bahan yang lebih murah dapat dipakai plastik UV. Plastik UV ini bisa bertahan hingga 5 tahun. Bangunan rumah kaca berbahan plastik UV sebaiknya berbentuk lorong setengah lingkaran yang memanjang. Bangunan memiliki ketinggian 2 meter sedangkan lebar 2,5 meter. Bangunan ini tidak bervelintasi.

Setelah bangunan rumah kaca memenuhi persyaratan iklim mikro kaktus, bibit kaktus dapat ditanam oleh hobiis di dalam rumah kaca. Cara merawat kaktus sesuai dengan petunjuk teknis budidaya. Pertumbuhan bibit kaktus akan mengalami perkembangan yang pesat. Pada fase pertumbuhan, bibit kaktus memerlukan pupuk dengan kandungan nitrogen yang tinggi. Pada fase pembungaan, bibit kaktus memerlukan pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium yang tinggi.

Bunga kaktus akan bermunculan jika pada jaringan tanaman mengandung cadangan karbohidrat yang tinggi. pengaturan pemupukan perlu dilakukan oleh hobiis dengan cermat. Setelah kaktus berbuah, kaktus memasuki fase istirahat. Pada fase ini, pemupukan yang tepat mengandung unsur nitrogen yang tinggi. Tanaman kaktus tidak boleh dipaksa oleh penggemar kaktus untuk berbunga terus-menerus.

Budidaya Kaktus

Budidaya
Kaktus bisa diperbanyak dengan cara memotong cabang, atau dengan menanam tunas baru. Tunas yang tumbuh harus dipatahkan dari tanaman induk, kemudian dibiarkan kering selama 2 minggu untuk meyembuhkan luka patahan yang terbentuk.

Setelah lukanya sembuh benar (Anda dapat mengetahuinya dengan melihat apakah ada jaringan baru yang menutupi patahan tunas tersebut), tanam tunas kaktus pada media kering. Tunas kaktus jangan dibenamkan terlalu dalam dalam media, cukup 2-4 cm saja yang ada di dalam tanah.

Jika Anda ingin memperbanyak kaktus dari bagian batang, maka gunakan pisau yang bersih dan tajam untuk memotong batangnya. Jika Anda memotong batang kaktus lurus (tidak bercabang) yang panjang menjadi beberapa bagian, maka tandailah mana yang bagian atas dan mana yang sebelah bawah. INGAT: jangan sampai terbalik.

Bagian yang nantinya akan dibenam dalam tanah adalah bagian bawah. Kaktus tidak akan tumbuh jika Anda membenamkan bagian atasnya dalam tanah. Tips agar Anda tidak sulit mengingat bagian yang Anda potong adalah dengan membuat potongan lurus untuk bagian atas, dan sedikit miring pada bagian bawah.

Jika Anda memotong kaktus yang bercabang, maka potonglah pada bagian percabangannya. Atau jika kaktus Anda termasuk jenis yang berbuku-buku (seperti beberapa jenis Notocactus) maka potonglah pada bagian buku-bukunya.

Masalah utama yang mungkin akan Anda temukan dalam pemotongan kaktus adalah tangan terluka karena duri yang tajam. Maka berhati-hati dan selalu sediakan antiseptik. Masalah kedua adalah pembusukan pada bagian bawah potongan akibat tumbuhnya jamur. Jamur yang tumbuh ini bisa sangat ganas menggerogoti potongan bibit yang telah Anda sediakan hingga menjadi potongan kecil berlendir yang menjijikkan.

Ada dua cara untuk menghindari tumbuhnya jamur pada potongan kaktus Anda. Pertama, setelah dipotong simpanlah potongan batang kaktus selama 2 minggu pada tempat yang kering, seperti yang Anda lakukan pada tunas kaktus.

Sebenarnya waktu pengeringan tersebut relatif, tergantung pada ukuran potongan yang Anda buat. Semakin besar potongan kaktusnya, maka semakin lama pula mereka harus dibiarkan kering. Yang harus Anda perhatikan adalah jangan sampai potongan kaktus menciut dan bentuknya jelek, karena kalau sudah begitu berarti masa pengeringan terlalu lama.

Pengeringan yang terlalu lama juga dapat merusak kaktus Anda. Selama masa pengeringan tersebut, akan tumbuh kalus yang dapat memperkuat jaringan potongan kaktus sehingga tidak rawan jamur.

Cara yang kedua untuk menjauhkan jamur dari potongan kaktus Anda adalah dengan cara membenamkan potongan segar dalam tanah yang diberi pupuk sulfur. Kandungan sulfur dapat menjauhkan jamur-jamur dari bibit kaktus Anda. Jangan siram potongan tersebut selama satu minggu. Setelah seminggu, barulah Anda boleh memindahkan potongan kaktus ke media baru.

Cara Merawat Kaktus

Cara merawat
Merawat kaktus itu mudah tapi tricky. Anda tidak boleh sering-sering menyiram kaktus kesayangan, karena justru kelebihan air bisa membuat ia mati. Seringkali pemilik kaktus mendapati kaktusnya mati membusuk karena batangnya yang jenuh akan air akibat terlalu sering disiram. Seminggu sekali adalah jumlah yang cukup di musim kemarau, dan jangan terlalu basah menyiram tanahnya. Siram kaktus Anda ketika medianya telah kering benar, lalu setelah disiram biarkan lagi hingga kering baru disiram kembali. Jika sudah kering berarti kaktus tersebut minta air lagi.

Anda tentu tidak harus menyiram setiap hari. Nah, di musim penghujan Anda cukup menyiram kaktus sebulan sekali, dan INGAT: masukan kaktus jika hujan terlalu deras! Jangan pernah membiarkan pot kaktus Anda tergenang air, karena bisa menyebabkan pembusukan pada akar. Frekuensi penyiraman juga bergantung pada jenis dan ukuran pot. Kaktus pada pot keramik perlu lebih sering disiram daripada kaktus yang ditanam di pot plastik atau tanah liat. Demikian pula halnya dengan kaktus pada pot kecil harus lebih sering disiram daripada pot besar.

Jika Anda ingin mempercantik warna kaktus Anda, kuncinya ada pada pencahayaan. Kalau ingin menumbuhkan kaktus yang menonjol durinya atau kaktus yang terlihat seperti berbulu, maka sering-seringlah kaktus Anda dijemur matahari. Kalau ingin kaktus yang mulus, lunak, dan terlihat seperti daun yang kaku (misalnya pada Opuntia) maka jangan sering-sering dibiarkan di bawah matahari.

Kaktus tidak memerlukan pupuk yang bermacam-macam. Pupuk kompos biasa saja sudah cukup untuk menutrisi kaktus Anda. Anda juga boleh menyemprotkan pupuk cair setiap sebulan sekali. Selalu perhatikan kaktus Anda dari cacing dan serangga. Anda dapat menggunakan insektisida untuk mengusir serangga. Poleskan insektisida dengan kuas pada badan kaktus Anda secara merata. Konsultasikan terlebih dahulu mengenai merek insektisida apa yang baik bagi kaktus Anda. Jika serangga menyerang akar kaktus, maka buang semua media kemudian cuci akar kaktus lalu semprot insektisida. Kemudian bilas akar, keringkan, pindahkan ke media baru.

Cara Menanam Kaktus

Cara menanam
Langkah pertama untuk menanam kaktus adalah membeli bibit kaktus yang sehat. Kaktus yang sehat adalah yang duri-durinya sempurna (tidak ada yang patah), batangnya tidak memar, dan arah tumbuhnya tegak lurus (tidak miring-miring dan seimbang). Anda bisa membeli kaktus di toko-toko tanaman hias atau nurseri-nurseri terdekat. Belilah bibit yang berusia minimal 3 bulan.

Setelah Anda mendapatkan calon kaktus terbaik, tanamlah ia dalam media tanah sekam atau tanah berpasir. Jika Anda membeli jenis kaktus berbatang tinggi seperti Cerevius, maka ukuran pot tempat menanamnya sebaiknya setinggi ½ tanaman Anda. Jika Anda membeli kaktus berbatang bulat seperti Echinocactus atau kaktus berbatang tipis seperti Opuntia, maka usahakan agar pot tempat menanamnya berdiameter 5-10 cm lebih besar dari ukuran kaktus Anda.

Sebelum menanam, pastikan bahwa baik pot mau pun tanah yang Anda sediakan berada dalam keadaan kering. Kemudian, semprotkan pot dengan disinfektan untuk mengusir biang penyakit yang mungkin timbul. Lakukan penanaman dengan cara biasa, pastikan tanahnya mampat dan akar sudah benar-benar terbenam dengan baik.

INGAT: tunggu satu minggu sebelum melakukan penyiraman pertama. Hal tersebut dilakukan karena umumnya jenis-jenis kaktus memiliki masa dormansi di mana ia tidak membutuhkan air. Pemberian air segera setelah penanaman hanya akan meyebabkan pembusukan akar kaktus. Selain itu, lakukanlah penggantian pot atau tanah secara berkala setiap 1 tahun sekali.

Umumnya, terdapat dua tipe tanaman kaktus yaitu kaktus yang menyukai matahari atau sebaliknya, kaktus yang menyukai tempat gelap. Jangan lupa tanyakan termasuk tipe yang mana kaktus Anda saat membeli di nurseri tanaman hias. Kedua tipe tersebut tidak butuh suhu yang aneh-aneh kok. Iklim negara kita ini cocok bagi pertumbuhan kaktus. Anda cukup mengingat hal ini: Saat kemarau tidak apa dibiarkan lama-lama di luar rumah, saat sering hujan pindahkan agar tidak kehujanan. Kasus kematian kaktus yang sering terjadi disebabkan karena pembusukan oleh guyuran hujan. Continue reading