Cara Menanam Kaktus

Cara menanam
Langkah pertama untuk menanam kaktus adalah membeli bibit kaktus yang sehat. Kaktus yang sehat adalah yang duri-durinya sempurna (tidak ada yang patah), batangnya tidak memar, dan arah tumbuhnya tegak lurus (tidak miring-miring dan seimbang). Anda bisa membeli kaktus di toko-toko tanaman hias atau nurseri-nurseri terdekat. Belilah bibit yang berusia minimal 3 bulan.

Setelah Anda mendapatkan calon kaktus terbaik, tanamlah ia dalam media tanah sekam atau tanah berpasir. Jika Anda membeli jenis kaktus berbatang tinggi seperti Cerevius, maka ukuran pot tempat menanamnya sebaiknya setinggi ½ tanaman Anda. Jika Anda membeli kaktus berbatang bulat seperti Echinocactus atau kaktus berbatang tipis seperti Opuntia, maka usahakan agar pot tempat menanamnya berdiameter 5-10 cm lebih besar dari ukuran kaktus Anda.

Sebelum menanam, pastikan bahwa baik pot mau pun tanah yang Anda sediakan berada dalam keadaan kering. Kemudian, semprotkan pot dengan disinfektan untuk mengusir biang penyakit yang mungkin timbul. Lakukan penanaman dengan cara biasa, pastikan tanahnya mampat dan akar sudah benar-benar terbenam dengan baik.

INGAT: tunggu satu minggu sebelum melakukan penyiraman pertama. Hal tersebut dilakukan karena umumnya jenis-jenis kaktus memiliki masa dormansi di mana ia tidak membutuhkan air. Pemberian air segera setelah penanaman hanya akan meyebabkan pembusukan akar kaktus. Selain itu, lakukanlah penggantian pot atau tanah secara berkala setiap 1 tahun sekali.

Umumnya, terdapat dua tipe tanaman kaktus yaitu kaktus yang menyukai matahari atau sebaliknya, kaktus yang menyukai tempat gelap. Jangan lupa tanyakan termasuk tipe yang mana kaktus Anda saat membeli di nurseri tanaman hias. Kedua tipe tersebut tidak butuh suhu yang aneh-aneh kok. Iklim negara kita ini cocok bagi pertumbuhan kaktus. Anda cukup mengingat hal ini: Saat kemarau tidak apa dibiarkan lama-lama di luar rumah, saat sering hujan pindahkan agar tidak kehujanan. Kasus kematian kaktus yang sering terjadi disebabkan karena pembusukan oleh guyuran hujan.

Pokoknya, temperatur yang terlalu tinggi atau rendah dapat menyebabkan kaktus berdormansi. Jika sedang berdormansi, ia akan berhenti tumbuh untuk sementara waktu. Anda tentu tidak ingin kaktus Anda kerdil, bukan? Maka cermat-cermatlah mengamati musim ketika menumbuhkan kaktus di rumah.

Pada minggu-minggu pertama setelah penanaman, jangan langsung menjemur kaktus di bawah matahari. Setelah ditanam, letakkan di bawah tempat yang teduh, atau tertutup bayangan. Baru kemudian, secara berkala Anda pindahkan ke tempat yang lebih terang. Jika saat baru ditanam langsung Anda jemur, maka kaktus Anda bisa hangus. Jika Anda menanam bibit kaktus di dalam rumah, maka pastikan sirkulasi udara dalam rumah selalu baik untuk mendukung pertumbuhan kaktus. Tidak sulit bukan menanam kaktus ?

8 thoughts on “Cara Menanam Kaktus

  1. waduh,, pantesan kaktus saya mati terus, jdi kalau baru nanam ngak boleh kena sinar matahari langsung ya??
    makasih atas tipsnya

  2. Info yg bgs?? Tp apa bisa tidak menanam kaktus di media tertutup,, alias tdk ada lubang sirkulasi air?? Dan apa saja komposisi media tanam utk katus??? trims

  3. saya pemula kaktus.
    kebetulan tinggal di natuna,, sy membeli bibit dari lembang, pengiriman biasanya tidak pake media.. lg bingung media apa yg cocok dan gmn cara pemeliharaannya.. alhmdulillah ya,, artikel anda sangat membantu..

  4. sy puny bibit kaktus bulat yg sebesar biji jagung kira kira klo sy tanam tumbuh gak yah,tlong infony.thanx

  5. wahhh…. kaktus MINI….. !!!!!!!
    tumbuhan yang paling kusuka… selain bentuknya Mini, bunganya pun indah. imut banget !!!! kayak aku !!!!! ….
    hehehe ….. wkwkwkwkwkwk ……… :p

  6. Mau nanya,bila saya tinggal di daerah yang bersuhu udara 3-4 derajat apakah pertumbuhan kaktus tersebut menjadi berhenti dan kerdil? Dan bila tumbuhan kaktus ini tumbuh panjang ke atas baik nya di biarkan apa saya potong biar tidak terlalu panjang? Mohon infonya…

  7. jenis tanah yang bagai mana yang baik untuk pertumbuhan kaktus lebih cepat????

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>