Tanaman pangan dan tanaman palawija adalah dua istilah yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Karena tanaman pangan sendiri ada yang termasuk kelompok palawija dan tanaman palawija sendiri termasuk dalam kelompok tanaman pangan.
Untuk memperjelas batasan antara tanaman pangan dengan tanaman palawija maka akan kita golongkan dulu bahwa yang termasuk tanaman palawija adalah tanaman pangan selain padi atau tanaman pangan yang ditanam setelah tanaman padi.
Jenis tanaman pangan dan palawija dari golongan serealia tanaman pangan dan palawija serealia adalah tanaman yang berasal dari biji-bijian (grain). Tanaman pangan serealia yang paling utama di negara kita adalah tanaman padi (Oyiza sativa)
Menurut sejarahnya , tanaman padi termasuk genus Oryza L diperkirakan meliputi 25 species, tersebar di daerah tropik dan daerah subtropika seperti Asia, Afrika, Amerika dan Australia. Para ahli menyatakan bahwa tanaman padi sebenarnya berasal dari dua benua yaitu Asia dan Afrika. Padi dari benua Asia meliputi : Orysa fatua K dan Oryza sativa L Sedangkan yang berasal dari benua Afrika meliputi : Oryza stapfii R dan Oryza glaberima S. Tanaman padi yang kita kenal sekarang adalah hasil persilangan dari Oryza officinalis dengan Oryza sativa f. spontanea.
Di Indonesia pada mulanya padi diusahakan di daerah lahan kering dengan system ladang, tanpa pengairan (irigasi). Cara inipun biasa dilakukan di negara lain, karena memang sejarah awal budidaya masyarakat agraris adalah pada lahan kering (dry land).
Dalam perkembangannya manusia berupaya memantapkan hasil usahanya dengan cara mengairi daerah yang kering atau kekurangan air. Maka dibuatlah banyak tanggul atau bendungan sederhana dengan tujuan mengatur air agar dapat dimanfaatkan di daerah kering. Di jaman kerajaan Kahuripan Raja Airlangga pernah membuat bendungan raksasa yang bernama Waringin

Jeruk keprok borneo prima merupakan salah satu varietas jeruk keprok yang ada di Indonesia. Jeruk keprok borneo prima merupakan buah-buahan endemik yang hanya terdapat di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Keunikan jeruk ini adalah warnanya yang kuning, tekstur daging buahnya yang empuk, dan rasanya yang sedikit lebih asam menimbulkan kesegaran yang lebih menggigit dibandingkan jeruk siam atau jenis jeruk lainnya. Selain itu jeruk keprok borneo prima ketika dikupas akan mengeluarkan aroma yang sangat wangi. Karena keutamaan itu maka tidak heran jika banyak orang menggemari jenis jeruk endemik Kalimantan Timur ini. 